Rabu, 04 November 2015

Review Pengawasan Terhadap Kas 1



REVIEW PERSENTASI PENGAWASAN TERHADAP KAS 1

Yang di persentsasikan oleh kelompok 5 yaitu :

1.      Arsyad Ranggani
2.      Hesti Kumalasari

Pengawasan
                        Pengawasan yaitu mendeterminasi apa yang telah dilaksanakan, Maksudnya untuk mengevaluasi prestasi kerja dan apabila perlu menerapkan tindakan-tindakan korektif sehingga hasil pekerjaan sesuai dengan rencana-rencana.

Ada tiga tipe dasar pengawasan, yaitu:
1.      Pengawasan Pendahuluan (Feedforward Control).
2.      Concurrent Control.
3.      Pengawasan Umpan Balik (FeedBack Control).
Kas
               Kas (cash) merupakan salah satu unsur terpenting dalam laporan keuangan, karena keterlibatannya hampir dalam setiap transaksi perusahaan.
Fungsi
               Fungsi pengawasan kas secara umum antara lain ialah untuk menjamin terselenggaranya pencatatan kas.

Ciri-ciri dasar dari sebuah pengawasan kas :
a.       Secara khusus menetapkan tanggung jawab pengelolaan penerimaan kas.
b.      Pemisahaan pengelolaan dan pencatatan penerimaan kas.
c.       Mendepositokan seluruh kas yang diterima setiap hari.
d.      Sistem voucher untuk mengendalikan pembayaran kas.

Tujuan Pengawasan Kas
Mengigat mayoritas transaksi diperusahaan melibatkan kas, maka pengawasan kas sangat diperlukan guna menghindari teIjadinya penyelewengan yang dilakukan terhadap kas.

Jenis-Jenis Pengawasan Kas :
1.      Pengendalian Kas Atas Penjualan Tunai.
2.      Pengendalian Kas Yang Diterima Melalui Pos.
3.      Pengendalian Atas Pengeluaran Kas.
Tehnik Pengawasan Kas :
·         Pemisahan Tugas dan Tanggung Jawab yang Jelas
·         Dokumentasi dan Pencatatan yang Baik
·         Penjagaan Terhadap Aktiva
·         Prosedur Pembuktian dan Pengamanan
·         Evaluasi Oleh Auditor Internal dan Eksternal

Metode Kas Kecil (Petty Cash)
Pengelolaan dana untuk tujuan ini dikenal dengan istilah Petty Cash atau kas kecil. Walaupun dana kas kecil relatif kecil, pengendalian kas kecil ini tetap harus dilaksanakan.

Laporan Arus Kas
Laporan Arus Kas didasarkan pada neraca dan daftar perhitungan laba / rugi perbandingan.
Tujuan dan Keterbatasan Laporan Arus Kas
Tujuan utama suatu laporan arus kas adalah untuk menyediakan informasi yang relevan mengenai penerimaan dan pembayaran kas.

Sumberutama / aruskas ( Cash In Flows )



a.       Arus Kas Masuk
·         Aktivitas operasi utama
·         Aktivitas tidak biasa atau luar biasa
·         Aktivitas investasi sampingan
·         Pembiayaan dengan hutang dan ekuitas

b.      Arus Kas Masuk yang Keluar
·         Penggunaan modal kerja
·         Investasi dalam pabrik
·         Investasi lain
·         Pembayaran bunga dan deviden.

Penggunaannya / ArusKasKeluar ( Cash Out Flows )
Pelaporan sumber, penggunaan, dan pertambahan atas pengurangan bersih dalamm kas adalah penting karena investor, kreditor, dan pihak lainnya ingin mengetahui apa yang terjadi terhadap sumber lancar / likuid dalam suatu perusahaan.





Pengalaman



PENGALAMAN JALAN-JALAN

Nama : Mohamad Zenal Mutakin
Kelas  : 2DA02
Npm   : 46214769
Hoby : Jalan-jalan



Kali ini saya akan membahas pengalaman tentang  saya sedikit, yaitu pengalaman tentang perjalanan ke suatu tempat yang bernama SELABINTANA tempat ini berada di Kota Sukabumi Jawabarat, pada saat itu jarak tempuh yang kita lalui sekitar 4-5 jam perjalanan dengan route Bandung-Cimahi-Padalarang-Cianjur.
Pada saat itu kami berlibur di H+1 lebaran dimana jalan raya pun macet ke semua karena ingin berlibur lebaran juga, nah kami pada saat itu berangkat jam 7 pagi agar jalan masih belum terlalu ramai, di perjalanan kami menuju sukabumi kami mendapati  kendala yaitu kami salah jalan alias kesasar, ya terpaksa kami putar balik lagi ke arah cianjur pada setelah sampai di  cianjur kami beristirahat sejenak menghilangkan rasa lelah dan kantuk ketika di perjalanan.

 Perjalanan kami pun masih lumayan jauh sekitar 2 jam lagi, kita pun bergegas melanjutkan perjalanan agar dapat menikmati suasana alam disana yang sejuk dan asri.
Ceritanya kami  sudah sampai kota sukabumi pada jam 10:25an lah kami pun pergi ke rumah sodara untuk beristirahat disana dan tidak lama kemudian suara adzan pun  berkumandang  karena pada saat  itu hari jum’at kami pun bertanya pada paman “Mang ari masjid di palih mana cakeut teu tidieu?” ujar saya, Paman saya pun menjawab “lumayan rada jauh kumaha lamun sholatna di Selabintana diditu ge aya masjid” dan saya pun menjawab “ muhun atuh sakantenan da abi kadieu the hoyong ameng kadinya” nah gk lama kemudian kita menuju ke selabintana, sesampainya disana banyak orang yang mengantri ingin masuk ke tempat tersebut dan saya lihat disana orang membayar karcis masuk tapi pas giliran saya mau masuk saya tidak pinta bayaran alias gratis, karena paman saya kerja disana sebagai pengawas karyawan dan karyawannya pun tahu kamipun di perbolehkan masuk tanpa membayar karcis masuk setibanya disana saya dan kakak ipar saya segera menuju masjid untuk menunuaikan ibadah sholat jum’at, sementara itu teteh saya dan anak-anaknya menunggu kita di DPR alias (di bawah pohon rindang).

Saya berwudhu diselokan yang airnya bersih dan segar, jarangkan ada selokan yang bersih di Indonesia mungkin bias terbilang sedikit jika ada selokan yang bersih dan segar, dan si Selabintana adalah salah satunya, begitu bersihnya air selokan itu sehingga banyak orang yang ingin mencuci muka dan berwudhlu di selokan itu.
Seperti gambar di bawah :



Tidak lama setelah kita bubar sholat jum’at paman langsung pergi untuk mengawasi para karyawan dan kita menuju teteh dan anak-anaknya untuk berkeliling Selabintana menikmati keindahan dan kesejukan alamnya yang masih asri dengan padang rumput yang hijau dengan di kelilingi pohon-pohon rindang.

Seperti gambar di bawah ini.






Seusudah kita menikmati keindahan panorama alam selabintana adik saya mengajak untuk berenang di kolam renang yang ada disana, karena kata paman kalo kita ingin masuk kemana saja panggil aja paman, nah dari situ saya dan kaka saya mencari paman untuk meminta masuk ke dalam area kolam renang, sesudahnya kita ketemu paman, paman langsung mengajak kita ke kolam renang yang ada di area Selabintana tersebut, sesampainya kami di gerbang kolam renang lagi-lagi kami masuk tanpa bayar, dan rasanya senang sekali wisata ke tempat yang indah tanpa mengeluarkan uang, tapi makan tetep ngeluarin duit hehe.





Di kolam tersebut saya melihat banyak para wisatwan membuang sampah sembarangan, rasa dalam hati saya ingin menegor mereka karena saya tidak tahan dengan apa yang ada dalam hati saya, saya menegor seorang ibu-ibu yang buang sampah sembarangan, saya pun berkata “bu ko buang sampah semabarangan kan banyak tong sampah yang di sediakan disini” dan ibu-ibu tersebut menjawab sembari agak marah “kan saya disini bayar jadi bebas saya mau buang sampah dimana pun toh karyawannya juga banyak” dan saya langsung menjawab “ ibu jangan begitu, setidaknya kita bisa meringankan pekerjaan mereka toh ada yang menyebutkan bahwa kebersihan itu sebagian dari iman” dan ibu tersebut Nampak malu dan dia memintaa maaf kepada saya.



Itu adalah sebagian pengalamanku ketika berkunjung ke Selabintana. Mungkin ini pengalaman yang tidak mengasyikan bagi kalian yang suka jalan-jalan ke tempat indah, tapi ini pengalaman yang mengasyikan bagi saya pribadi.
Mohon maaf jika dalam pengetikan dan segi bahasanya agak membosankan, sebelumnya terimakasih sudah mau membaca tulisan blog ini, sampai ketemu di cerita-cerita pengalaman saya berikut.

Senin, 02 November 2015

Buku sang pemimpi


RESENSI NOVEL “SANG PEMIMPI”


1. Identitas Buku
 
Judul : Sang Pemimpi
Penulis : Andrea Hirata
Penerbit : PT Bentang Pustaka
Halaman : x + 292 Halaman
Cetakan : ke-14, januari 2008
ISBN: 979-3062-92-4

2. Unsur Intrinsik

-           Tema
Tema yang tersirat dalam novel Sang Pemimpi ini tak lain adalah “persahabatan dan perjuangan dalam mengarungi kehidupan serta kepercayaan terhadap kekuatan sebuah mimpi atau pengharapan”. Hal itu dapat dibuktikan dari penceritaan per kalimatnya dimana penulis berusaha menggambarkan begitu besarnya kekuatan mimpi sehingga dapat membawa
seseorang menerjang kerasnya kehidupan dan batas kemustahilan.

-          Latar
Dalam novel ini disebutkan latarmya yaitu di Pulau Magai Balitong, los pasar dan dermaga pelabuhan, di gedung bioskop, di sekolah SMA Negeri Bukan Main, terminal Bogor, dan Pulau Kalimantan. Waktu yang digunakan pagi, siang, sore, dan malam. Latar nuansanya lebih berbau melayu dan gejolak remaja yang diselimuti impian-impian. 
-          Penokohan dan Perwatakan
Ikal : baik hati, optimistis, pantang menyerah, penyuka Bang Rhoma
Arai : pintar, penuh inspirasi/ide baru, gigih, rajin, pantang menyerah
Jimbron : polos, gagap bicara, baik, sangat antusias padakuda
Pak Bali : baik, bijaksana, pintar
Pak Mustar : galak, pemarah, berjiwa keras
Ibu Ikal: baik, penuh kasih sayang
Ayah Ikal : pendiam, sabar, penuh kasih sayang, bijaksana Dan tokoh lain Mahader, A Kiun, Pak Cik Basman, Taikong Hanim, Capo, Bang Zaitun, Pendeta Geovanny, Mak cik dan Laksmi adalah tokoh pendukung dalam novel ini.

-          Alur
Dalam novel ini menggunakan alur gabungan (alur maju dan mundur). Alur maju ketika pengarang menceritakan dari mulai kecil sampai dewasa dan alur mundur ketika menceritakan
peristiwa waktu kecil pada saat sekarang/dewasa.

-          Gaya Penulisan
Gaya penceritaan novel ini sangat sempurna. Yaitu kecerdasan kata-kata dan kelembutan bahasa puitis berpadu tanpa ada unsur repetitif yang membosankan. Setiap katanya mengandung kekayaan bahasa sekaligus makna yang sangat bagus dibalik tiap-tiap katanya.

-          Amanat
Amanat yang disampaikan dalam Sang Pemimpi ini adalah jangan berhenti bermimpi. Hal itu sangat jelas pada tiap-tiap subbabnya. Yang pada prinsipnya manusia tidak akan pernah
bisa untuk lepas dari sebuah mimpi dan keinginan besar dalam hidupnya.

3.Unsur Ekstrinsik

- Nilai Moral : Nilai moral pada novel ini sangat kental. Sifat-sifat yang tergambar menunjukkan rasa humanis yang terang dalam diri seorang remaja tanggung dalam menyikapi kerasnya
kehidupan. Di sini, tokoh utama digambarkan sebagai sosok remaja yang mempunyai perangai yang baik dan rasa setia kawan yang tinggi.

- Nilai Sosial : Ditinjau dari nilai sosialnya, novel ini begitu kaya akan nilai sosial. Hal itu dibuktikan rasa setia kawan yang begitu tinggi antara tokoh Ikal, Arai, dan Jimbron. Masing-masing saling mendukung dan membantu antara satu dengan yang lain dalam mewujudkan impian-impian mereka sekalipun hampir mencapai batas kemustahilan. Dengan didasari rasa gotong royong yang tinggi sebagai orang Belitong, dalam keadaan kekurangan pun
masih dapat saling membantu satu sama lain.

- Nilai Adat istiadat : Nilai adat di sini juga begitu kental terasa. Adat kebiasaan pada
sekolah tradisional yang masih mengharuskan siswanya mencium tangan kepada gurunya, ataupun mata pencaharian warga yang sangat keras dan kasar yaitu sebagai kuli tambang timah tergambar jelas di novel ini. Sehingga menambah khazanah budaya yang lebih Indonesia.

- Nilai Agama : Nilai agama pada novel ini juga secara jelas tergambar. Terutama pada bagian-bagian dimana ketiga tokoh ini belajar dalam sebuah pondok pesantren. Banyak aturan-aturan islam dan petuah-petuah Taikong (kyai) yang begitu hormat mereka patuhi. Hal itu juga yang membuat novel ini begitu kaya.

4. Sinopsis

“3 Orang pemimpi". Setelah tamat SMP, melanjutkan ke SMA Bukan Maen. Disinilah perjuangan dan mimpi ketiga pemberani ini dimulai. Ikal, salah satu dari anggota Laskar Pelangi, Arai, saudara sepupu Arai yang sudah yatim piatus ejak SD dan tinggal di ruamh Ikal, sudah dianggap seperti anak sendiri oleh Ayah danIbu Ikal. Dan Jimbron, anak angkat seorang pendeta karena yatim piatu juga sejak kecil. Namun pendeta yang sangat baik dan tidak memaksakan keyakinan Jimbron, malah mengantarkan Jimbron menjadi muslim yang taat.
Arai dan Ikal begitu pintar dalam sekolahnya, sednagkan Jimbron, si penggemar kuda ini biasa-biasa aja. Malah menduduki rangking 78 dari 160 siswa. Sedangkan Ikal dan Arrai selalu menjadi 5 3 besar. Mimpi mereka sangat tinggi, karena bagi Arrai, orang susah seperti mereka tidak akan berguna tanpa mimpi-mimpi. Mereka berdua mempunyai mimpi yang tinggi yaitu melanjutkan study ke SArbonne Perancis. Mereka terpukau dengan cerita Pak Beia, guru seninya, yang selalu meyebut-nyebut indahnya kota itu. Kerja keras, menjadi kuli ngambat mulai pukul 2 pagi sampai jam 7 dan dilanjutkan dengan sekolah, itulah perjuangan ketiga pemuda itu. Mati-matian menabundemi mewujudkan impiannya. Ya, meskipun kalau dilogika, tabungan mereka tidak akan cukup untuk samapi kesana. Tapi jiwa optimisme Arai tak terbantahkan.
Setelah selesai SMA, Ari dan Ikal merantai ke Jawa, Bogor tepatnya. Sedangkan Jombron lebih emmilih untuk menjadi pekerja di ternak kuda di Belitong. Jimbron menghadiahkan kedua celengan kudanya yang berisi tabungannya selama ini kepada Ikal dan Arai. Dia yakin kalau Arai dan Ikal spai di Perancis, maka jiwa Jimbron pun akan selalu ebrsama mereka. Berbula-bulan terkatung0katung di Bogor, mencari pekerjaan untuk bertahan hidup susahnya minta ampun. Akhirnya setelah banyak pekerjaan tidak bersahabat ditempuh, Ikal ketrima menjadi tukang sortir (tukang Pos), dan Arai memutuskan untuk merantau ke kAlimantanTahun berikutnya, Ikal memutuskan untuk kuliah di Ekonomi UI. DAn setelah lulus, ada lowongan untuk mendapatkan biasiswa S2 ke Eropa. Beribu-ribu pesaing berhasil ia singkirkan dan akhrinya sampailah pada pertandingan untuk memperebutkan 15 besar.
Saat wawancara tiba, tidak disangka, profesor pengujia begitu terpukau dengan proposal riset yang diajukan Ikal, meskipun ahanya berlatar belakang sarjana Ekonomi yang amsih bekerja sebagai Tukang Sortir, tulsiannya begitu hebat. Akhirnya setelah wawancara selai, siap yang menyangka. KEjutan yang luar biasa. Warai pun ikut dalam wawancara itu. Bertahun-tahun tanpa kabar berita, akhirnya mereka berdua dipertemukan dalams uatu forum yang begitu indah dan terhormat. Begitulah Arai, selalu penuh dengan kejutan. Semua ini sudha direncanaknnya bertahun-thaun. Ternyata dia kuliah di Universitas Mulawarman dan mengambil jurusan Bilogi. Tidak kalah dengan Ikal, proposal Risetnya juga begitu luar biasa dan berbakat untuk menghasilkan teori baru.
Akhirnya sampai juga mereka pulang kampung ke Belitung. Dan ketika ada surat datang, merka berdebar-debar membuka isinya. PEngumuman peberima Beasiswa ke Eropa. Arai begitu sedih karena dia sangat merindukan kedua orang tuanya. Sangat ingin emmbuka kabar tu bersama orang yang sanagt dia rikan. Kegelisahan dimulai. Tidak kuasa mengetahui isi dari surat itu. Akhirnya Ikal ketrima di Perhuruan tinggi, Sarbone PErnacis. Setelah perlahan mencocokkan dengan surat Arai, Subhannallah, inilah jawaban dari mimpi2 mereka. Kedua sang pemimpi ini diterima di Universitas yang sama. Tapi ini bukan akhir dari segalanya. Disinilah perjuanagan dari mimpi itu dimulai, dan siap melahirkan anak-anak mimpi berikutnya.

5. Kesimpulan
Buku ini sangat bagus Entah  yang pasti kita bisa terhanyut dalam adegan – adegan nya. Bagaimana Ikal dan Arai membantu Maryamah dan anaknya Nurmi yang datang untuk meminta beras, sampai akhirnya mereka bisa berjualan. Seperti nya Andrea Hirata senang memberikan satu atau dua petunjuk tentang lanjutan tetralogi ini, Novel Sang Pemimpi atau lanjutan dari Laskar Pelangi ini layak dibaca siapapun. Terdapat banyak unsure pendidikan yang terkandung dalam novel ini. Contohnya mengajak kita mandiri dan bertanggung jawab. Itu adalah salah satu tugas yang sangat besar.


Biaya Modal (Tugas 4 Sosftskill)

Biaya modal (Cost of Capital) adalah biaya riil yang harus dikeluarkan oleh perusahaan untuk memperoleh dana baik yg berasal dari hutang...